Family

pariwisata kota magelang

Posted on: 29 Januari 2009

Kyai Langgeng adalah sebuah nama yang diambil dari nama salah seorang pejuang dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro, satu diantara pahlawan-pahlawan Indonesia yang berjuang dengan gagah berani merebut kemerdekaan melawan penjajah Belanda selama perang Diponegoro (1825 – 1830). Dasar dijadikannya sebuah Taman dengan menggunakan nama Kyai Langgeng karena almarhumah, dimakamkan di kawasan ini. Makam tersebut masih ada dan terawat hingga sekarang ini. Taman Kyai Langgeng terletak di jalan Cempaka, hanya 1 Km dari pusat kota Magelang. Berwisata ke taman ini merupakan suatu keasyikan tersendiri. Selain taman yang ditata secara rapi, ternyata banyak sekali tawaran kenikmatan dengan keunikan-keunikan yang dimiliki dan fasilitas-fasilitas lain tersedia di dalamnya. Suatu pesona panorama alam menakjubkan yang dapat mengisi “kekosongan jiwa” para pengunjungnya secara sempurna.

Ketika kehidupan kota yang sarat dengan segala problematika kesemrawutannya membiasakan kebosanan dan kejenuhan, orang membutuhkan suasana baru yang dapat memberi kenyamanan dan ketentraman. Kita tahu bahwa saat sekarang kehidupan di perkotaan terbebani dengan aneka pencemaran (polusi) sebagai dampak pembangunan yang terus berkembang. Kemajuan teknologi di satu sisi memang mengangkat derajat ekonomi masyarakat, namun disisi lain teknologi memunculkan zat-zat beracun berbahaya yang selalu mengancam keselamatan manusia. Limbah-limbah industri yang dibuang melalui cerobong pabrik mengeluarkan gas-gas seperti belerang/sulfur (S) dan timah hitam (Pb). Kendaraan bermotor membuang gas karbondioksida (CO2) dan methan (CH4), sisa-sisa obat-obatan pemberantas hama tanaman seperti DDT, dan sebagainya. Semua gas pencemar ini berakibat terganggunya kesehatan. Saat ini persoalan lingkungan yang sangat dikhawatirkan oleh semua bangsa/negara di dunia adalah semakin memanasnya suhu bumi (pemanasan global) akibat emisi gas karbondioksida (CO2) yang tidak terkendali. Belum lagi orang harus memikirkan berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapinya.Untuk mengurangi beban, ketegangan bahkan stress sekalipun yang dibiaskan kehidupan kota dengan akibat modernisasinya seperti itu, keberadaan sebuah taman dapat memberikan jawabannya. Namun beberapa faktor penunjang yang menjadikan daya tarik harus disediakan, wisatawan biasanya ingin melihat sesuatu yang berbeda, sesuatu yang baru, sesuatu yang spektakuler, mereka ingin berwisata dengan nyaman dengan sedikit usaha dan mereka ingin menggabungkan petualangan mereka dengan kegiatan waktu senggang seperti berenang, berolah raga perahu/becak air, menyaksikan hiburan musik khas, dan sebagainya.

Potensi wisata yang dimiliki Taman Kyai Langgeng dapat diandalkan. Taman ini mengoleksi berbagai aneka flora dan fauna tropis yang langka. Ada cempaka ganda (Mycelia Campaca), dewa daru (Eugenia Sp), apel bludru (Diospiros rabbola), Nagasari (Mesua Ferrea), Matoa (Pometia Pinata ireigfost), ruser (Arthocarpus Sp), lobi-lobi (Flacouritia inermis Roxb), Keben (Baringtonia Asiatica) Kemiri (Aleurites Moluceana), Kenari (Canarium Commune) dan masih banyak lagi. Suasana alami sungguh terasa di taman ini, seolah pengunjung terbawa “kembali ke alam” (back to nature). Di dalam taman nan hijau ini terdapat satwa-satwa antara lain ular pitron yang berasal dari kedung ombo, burung mambrukm elang (falconidae) bajing, monyet, rusa, ayam hutan dan beberapa satwa lain. Ada yang lebih unik dan aneh yakni dua ikan lele yang sudah cukup tua usianya. Ikan lele jantan berusia sekitar 24 tahun lebih dan lele betina berusia kira-kira 54 tahun

Fasilitas-fasiltias penunjang yang dimiliki Taman Kyai Langgeng adalah sebuah kolam renang yang dipisah menjadi dua dengan pembatas terapung. Masing-masing untuk anak-anak dengan kedalaman 1 meter dan untuk orang dewasa sedalam 2 meter. Kolam renang ini dilengkapi dengan menara peluncur bergelombang dan tentunya tempat bilas serta ganti. Di samping itu, pesona lain yang tesedia adalah koleksi patung-patung dinosaurus, gelanggang pemancingan, taman lalu-lintas, rumah aquarium, rumah kaca, panggung terbuka, arena untuk bermain go-cart, sungai untuk nerkano dan arung jeram, toko-toko cinderamata, pasar buah-buahan tropis, lapangan tennis di dalam ruangan dan hotel. Taman Kyai Langgeng dengan fasilitas-fasilitas yang telah dimiliki tersebut, membanggakan kenyamanan udaranya yang cerah dengan matahari yang selalu bersinar, pandangan alam yang indah dan memukau, keramah tamahan yang wajar danpenuh k ehirmatan. Ini semua menjadikan taman tersebut sebuah surga, paduan antara anugerah alam dan buatan manusia. Apabila, pengunjung tertarik dalam hal sejarah, alam, olah raga atau sekedar bersantaim, Taman Kyai Langgeng menyediakan untuk semua orang.

kembali keatas

MUSEUM KAMAR PENGABADIAN DIPONEGORO

Pangeran Diponegoro adalah salah satu seorang pahlawan Nasional yang mempunyai latar belakang sejarah yang cukup heroik. Beliau adalah seorang pimpinan yang bersifat tegas menghadapi Belanda baik fisik maupun diplomasi, sehingga Belanda pada waktu itu selalu banyak mengalami kegagalan. Namun dengankelicikan Belanda yang dipimpin oleh Jenderal De Kock, Pangeran Diponegoro diajak berunding yang berakhir dengan penangkapan dirinya. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 Oktober 1830, di tempat kediaman rumah dinas Karesidenan Kedu. Pangeran Diponegoro merupakan Pahlawan Kemerdekaan yang berjuang melawan Belanda pada tahun 1825 sampai 1830, yang terkenal dengan Perang Diponegoro. Untuk mengenang jasa-jasanya maka ruang dimana Pangeran Diponegoro berunding dengan Belanda hingga ditangkap tersebut ditetapkan sebagai ruangan museum. Museum Kamar Pangebdian Diponegoro berlokasi di dalam komplek Kantor Pembantu Gubernur Wilayah Kedu, menempati salah satu ruangan/ kantor dinas Residenan/ Pembantu Gubernur.

Lokasi museum ini terletak di Jalan Diponegoro No.1 Magelang, Desa Magelang, Kecamatan Magelang Selatan. Bangunan Museum tersebut bergaya arsitektur Klasik Eropa. Jenis museum kamar pengabdian Diponegoro ini khusus bersifat memorial, karena bangunan/ ruangan pameran merupakan bekas tempat di mana Pangeran Diponegoro melakukan perundingan dengan Jenderal De Kock, sedangkan koleksinya merupakan benda-benda peninggalan Pangeran Diponegoro antara lain.

*

Seperangkat meja tulis, yang dipergunakan untuk perundingan;
*

Jubah milik Pangeran Diponegoro
*

Satu set tempat minum
*

Balai-balai tempat sembahyang
*

Sebuah Kitab Takrib

kembali keatas

MUSEUM SOEDIRMAN

Nama Jenderal Sudirman terkait dengan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Beliau adalah Panglima Besar dalam perang kemerdekaan dengan bergerilya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dalam perang kemerdekaan Panglima Besar Sudirman tampil sebagai ahli siasat, seorang pemimpin dan seorang patriot yang disegani dan dikagumi. Dimana ada waktu itu sekutu yang diboncengi pasukan Belanda diperlengkapi dengan senjata moderen dipukul mundur dari Magelang ke Ambarawa terus ke Semarang. Kemenangan ini merupakan hasil kepemimpinan Panglima Besar Sudirman, walaupun pasukannya hanya dilengkapi persenjataan tradisional yang tidak seimbang dengan persenjataan pasukan lawan. Untuk mengenang jasa-jasanya, maka pada tanggal 18 Mei 1967 didirikan Museum Panglima Besar Sudirman oleh Mayor Jenderal Yasir Hadibroto Pangdam VII Diponegoro. Museum Sudirman terletak di jalan Ade Irma Suryani C.7 Magelang wilayah Kecamatan Magelang Utara. Bangunannya bergaya arsitektur Eropa klasik di atas seluas 1329 m2 dengan luas bangunan 201 m2. Di dalamnya terdapat:

*

Tempat tidur Panglima Besar Sudirman
*

Ruang tamu
*

Meja tempat pemandian jenazah Panglima Besar Sudirman
*

Gambar dan lukisan peninggalan Panglima Besar Sudirman

kembali keatas

MUSEUM BUMIPUTERA 1912

Museum asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 merupakan museum Asuransi pertama di Indonesia. Terletak di Jalan Jenderal A. Yani No. 21 Magelang. Di dalam museum ini dipamerkan berbagai dokumen lama, mulai periode 112, foto-foto penting, dan peralatan kantor sederhana yang digunakan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 pada masa yang silam. Maksud dari pendirian Museum ini adalah sebagai upaya untuk melestarikan gagasan, cita-cita dan karya para perintis berdirinya AJB BUmiputera 1912 yang merupakan penjabaran dari Perjuangan Pergerakan Kemerdekaan Boedi Oetomo, di bidang Kesejahteraan. Dengan melestarikan gagasan, cita-cita dan karya para pendiri Bumiputera itu, diharapkan para generasi penerus akan melestarikan tradisi pengabdian dengan semangat yang tak padam untuk meneruskan perjuangan mereka yang telah dibaktikan dengan penuh kesadaraan, keikhlasan, dan pengorbanan. Dengam menyimak sejarah Bumiputera ini, wisatawan akan lebih menyongsong hari esok, dan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa dan karya para Pahlawannya.

Museum Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 di resmikan oleh Walikota Magelang Drs. Bagus Panuntun pada hari Senin tanggal 20 Mei 1985, bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang tahun ke 17 Pergerakan Kebangkitan Nasional. Bangunan gedung museum ini adalah bangunan seni budaya tradisional Indonesia dengan bentuk bangunan khas Jawa Tengah, yaitu Joglo beratap tiga. Di depan Museum berdiri dengan gagah patung para pendiri AJB Bumiputera 1912. borobudur1

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

data pribadi

kelahiran di yogyakarta,9 Juli tempat tinggal di Bumi Prayudan
Januari 2009
S S R K J S M
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Halaman

Komentar Terakhir

anitaanggraini on 5 strategi keuangan pasangan b…

Blog Stats

  • 9,161 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: